abadinews.id,Surabaya - Kehangatan dan kebersamaan mewarnai suasana dalam Lomba Memasak Kepala Perangkat Daerah yang diselenggarakan bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Kamis (19/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum istimewa yang tidak hanya menghadirkan kreativitas dalam mengolah kuliner, tetapi juga mempererat hubungan antarpimpinan daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga: Kadindik Jatim Cek Langsung Dampak Kerusakan Ruang Kelas di Kabupaten Malang
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, turut ambil bagian dengan penuh antusias. Partisipasi aktif ini mencerminkan komitmen dalam membangun sinergi yang kuat sekaligus memperkuat komunikasi lintas perangkat daerah dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Didampingi oleh Kepala Biro AKPIM Setda Provinsi Jawa Timur, Pulung, Aries menghadirkan hidangan khas Nusantara berupa Bandeng Bakar Parape yang dipadukan dengan Sambal Dabu-Dabu. Menu tersebut tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mencerminkan kekayaan kuliner Indonesia yang beragam serta sarat akan nilai budaya. Pemilihan hidangan ini menjadi simbol bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam harmoni, selaras dengan semangat kolaborasi yang diusung dalam kegiatan ini.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, lomba memasak ini menjadi ruang refleksi bagi para pimpinan daerah akan pentingnya membangun hubungan kerja yang inklusif, komunikatif, dan penuh empati. Interaksi yang terjalin dalam suasana santai namun bermakna memberikan ruang bagi terciptanya kedekatan emosional yang diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam membangun soliditas antar pimpinan. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan kebijakan yang lebih responsif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Baca Juga: Sinergi Dinas Pendidikan Jatim dan JSIT Perkuat Kualitas Pendidikan
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berbagi kreativitas, tetapi juga memperkuat komunikasi dan rasa kebersamaan. Ini menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa lingkungan kerja yang harmonis akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. Dalam konteks pendidikan, hal ini akan mendorong terciptanya ekosistem yang lebih kondusif bagi peserta didik, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada kebersamaan. Menurutnya, kegiatan nonformal seperti lomba memasak ini mampu menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan kerja yang lebih cair namun tetap produktif.
Baca Juga: Kadindik Jatim Tekankan Disiplin dan Gaya Hidup Berkelanjutan di SMKN 1 Ampelgading
Ke depan, nilai-nilai kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus diimplementasikan dalam berbagai program dan kebijakan. Semangat kolaborasi yang terjalin diyakini akan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur.
Dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan inklusivitas, kegiatan ini menjadi langkah kecil yang memiliki makna besar. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan masa depan pendidikan Jawa Timur yang lebih maju, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.(Red)
Editor : Redaksi