Wujud Nyata Dukungan untuk UMKM Lokal MAKI Jatim Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

avatar abadinews.id

Surabaya,abadinews.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur, MAKI Jawa Timur menggelar pameran besar sebagai bentuk aktualisasi nyata dari kolaborasi positif bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.Jumat(31/10/25) bertempat di lemmark mall Surabaya 

 

Baca Juga: MAKI Jatim Soroti Dugaan Korupsi Sistemik di PD Pasar Surya,Desak Kejari Bongkar Hingga Akar

Dalam sambutannya, Heru selaku perwakilan MAKI Jawa Timur menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini yang menjadi wadah bagi pelaku UMKM dan masyarakat luas untuk berpartisipasi dan memajukan ekonomi daerah.

 

 “Pameran ini merupakan bentuk nyata kolaborasi positif antara MAKI Jawa Timur dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini kami selenggarakan untuk membantu masyarakat Jawa Timur, bukan semata mencari keuntungan,” ujar Heru.

 

Heru menegaskan, Makin Jawa Timur berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya kepada pelaku usaha lokal tanpa memberatkan biaya partisipasi.

 

“Kami ingin menyampaikan bahwa 30 persen peserta pameran ini mendapatkan fasilitas gratis. Tidak semua harus berbayar. Ini menjadi syiar utama kami, karena kami masih melihat banyak event serupa yang memberlakukan biaya tinggi. Sudah saatnya kita bangga menjadi masyarakat Jawa Timur dan berkontribusi nyata bagi daerah sendiri,” tegasnya.

 

Selain pameran produk unggulan daerah, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai lomba seperti lomba mewarnai yang diikuti lebih dari 300 peserta, serta lomba fashion yang melibatkan hampir 100 peserta secara gratis.

 

Tak hanya itu, akan digelar pula deklarasi anti perundungan (bullying) pada Sabtu pukul 11.30 WIB, yang diikuti siswa dan guru dari berbagai SMP, SMA, dan SMK di Jawa Timur.

 

Acara juga diramaikan dengan kegiatan “Pangeran Family Run” sejauh 5 kilometer pada Minggu pagi. Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut memberikan berbagai hadiah menarik, mulai dari motor listrik, televisi, hingga lemari es.

 

 

Heru menyampaikan apresiasi kepada sejumlah instansi yang turut serta dalam kegiatan ini, antara lain Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur,Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga,Dinas Sumber Daya Air,Dinas Koperasi dan UKM,Dinas Kelautan dan Perikanan,Dinas Sosial dan juga Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim

 

Baca Juga: Dugaan Korupsi Mencuat, MAKI Jatim Siapkan Langkah Hukum

Selain itu, Bupati Pasuruan juga berkenan mendukung dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan pameran kali ini.

 

Dalam wawancara terpisah, Heru mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan minimal 2.000 pengunjung setiap hari.

 

“Kami sudah menyampaikan ke semua kepala dinas dan OPD untuk mengirim minimal 30 staf per hari. Kalau diakumulasi, target 2.000 pengunjung per hari sangat mungkin tercapai,” jelasnya.

 

Heru menambahkan, tahun sebelumnya kegiatan serupa bahkan berhasil memfasilitasi transaksi hingga ke luar negeri. Ia berharap momentum ini dapat mendorong pelaku UMKM naik kelas.

 

Menutup sambutannya, Heru juga mengumumkan bahwa MAKI Jawa Timur tengah mengembangkan konsep layanan terpadu “Warung Stop Service” untuk pengurusan haji dan umrah.

 

Baca Juga: Kontroversi Splitsing SHM Tanpa Site plan,Heru MAKI Sebut Masuk Kategori Tindak Pidana Murni

“Nantinya, masyarakat cukup datang ke satu tempat, semua urusan haji dan umrah bisa selesai, termasuk vaksinasi. Ini bentuk pengabdian kami kepada masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.

 

Heru menegaskan bahwa MAKI Jawa Timur tidak pernah lelah berinovasi dan akan terus berkomitmen mengabdi kepada masyarakat.

 

“Kami tidak pernah mengejar matahari, artinya kami tidak akan berhenti berbuat untuk masyarakat. Itulah fungsi dan semangat utama Makin Jawa Timur,” pungkasnya.

 

 

Di tempat terpisah Leanna mengatakan Mall ini memang agak unik, apalagi karena berada di kawasan Surabaya Barat yang juga punya karakter tersendiri. Sekarang kami lebih fokus ke kegiatan berbasis komunitas, seperti acara lari atau event-event sejenis.

"Ke depannya, kami ingin menjadikan tempat ini sebagai destinasi, bukan sekadar pusat belanja. Karena sekarang tren retail agak berat, mungkin UMKM bisa lebih berperan untuk mengangkat daya tarik mall dan kawasan ini.”ucap Lenna.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal