abadinews.id,Madiun - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memimpin rapat koordinasi terkait kesiapan peninjauan sekolah-sekolah yang telah menyelesaikan program revitalisasi dan rehabilitasi di wilayah Cabang Dinas Pendidikan Madiun–Ngawi serta Ponorogo–Magetan pada Rabu (11/3).
Baca Juga: Kadindik Jatim Cek Langsung Dampak Kerusakan Ruang Kelas di Kabupaten Malang
Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai langkah persiapan menjelang agenda peninjauan langsung ke sejumlah satuan pendidikan yang telah mendapatkan program revitalisasi dan rehabilitasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Dalam rapat tersebut, Aries Agung Paewai menegaskan pentingnya memastikan seluruh sekolah yang telah direvitalisasi maupun direhabilitasi benar-benar siap untuk ditinjau. Kesiapan tersebut tidak hanya mencakup kondisi fisik bangunan, tetapi juga meliputi sarana prasarana penunjang pendidikan serta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran bagi peserta didik.
Menurutnya, program revitalisasi dan rehabilitasi sekolah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal serta memberikan pengalaman belajar yang lebih berkualitas bagi siswa.
“Revitalisasi dan rehabilitasi ini bukan hanya memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Karena itu, kesiapan sekolah harus benar-benar dipastikan sebelum dilakukan peninjauan,” ujar Aries dalam rapat tersebut.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat struktural di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Madiun–Ngawi dan Ponorogo–Magetan, serta pihak-pihak terkait yang terlibat dalam pelaksanaan program revitalisasi dan rehabilitasi sekolah.
Baca Juga: Sinergi Dinas Pendidikan Jatim dan JSIT Perkuat Kualitas Pendidikan
Dalam pembahasan rapat, masing-masing Cabang Dinas Pendidikan memaparkan perkembangan terbaru terkait kondisi sekolah-sekolah yang telah selesai menjalani proses revitalisasi dan rehabilitasi. Paparan tersebut mencakup progres pekerjaan, kesiapan fasilitas penunjang, hingga kondisi lingkungan sekolah yang akan menjadi objek peninjauan.
Selain itu, dilakukan pula pemetaan sekolah-sekolah yang akan menjadi prioritas kunjungan dalam agenda peninjauan mendatang. Hal ini dilakukan agar proses monitoring dapat berjalan efektif sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai dampak program revitalisasi dan rehabilitasi terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan di daerah.
Aries Agung Paewai juga mengingatkan seluruh jajaran Cabang Dinas Pendidikan agar memastikan koordinasi yang baik dengan pihak sekolah. Hal tersebut penting agar saat peninjauan dilakukan, seluruh informasi yang dibutuhkan dapat disampaikan secara jelas dan transparan.
Baca Juga: Kadindik Jatim Tekankan Disiplin dan Gaya Hidup Berkelanjutan di SMKN 1 Ampelgading
“Peninjauan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya evaluasi sekaligus memastikan bahwa program yang telah dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan,” tambahnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap seluruh sekolah yang telah menjalani revitalisasi dan rehabilitasi dapat menunjukkan kesiapan optimal, sehingga mampu menjadi contoh peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di wilayah masing-masing.
Program revitalisasi dan rehabilitasi sekolah sendiri menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan sektor pendidikan di Jawa Timur, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif, modern, dan mendukung terciptanya generasi unggul di masa depan.(Red)
Editor : Redaksi