abadinews.id,Malang - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2027 yang digelar pada Senin (16/3). Forum strategis ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Jawa Timur serta kebijakan pembangunan nasional.
Baca juga: Kadindik Jatim Cek Langsung Dampak Kerusakan Ruang Kelas di Kabupaten Malang
Dalam kesempatan tersebut, Aries menyampaikan gagasan mengenai arah kebijakan pembangunan Provinsi Jawa Timur tahun 2027. Ia menegaskan bahwa penyelarasan antara program pembangunan kabupaten/kota dengan prioritas pembangunan provinsi menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang efektif, terarah, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Musrenbang menjadi ruang kolaboratif bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat, untuk bersama-sama merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan,” ujar Aries.
Ia menjelaskan bahwa tema pembangunan Provinsi Jawa Timur tahun 2027 adalah“Penguatan Pelayanan Dasar untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas.”Tema ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.
Menurut Aries, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu, sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang unggul, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan global.
“Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter, kreativitas, dan keterampilan generasi muda. Dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul, daerah akan memiliki daya saing yang kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Baca juga: Sinergi Dinas Pendidikan Jatim dan JSIT Perkuat Kualitas Pendidikan
Lebih lanjut, Aries menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, tenaga pendidik, dunia usaha, serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan pendidikan yang berkualitas. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkembang.
Melalui forum Musrenbang RKPD Kabupaten Malang ini, berbagai masukan, aspirasi, dan gagasan pembangunan dihimpun sebagai bahan perumusan kebijakan pembangunan daerah yang lebih komprehensif. Hasil dari forum ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan Kabupaten Malang pada tahun 2027.
Aries berharap proses perencanaan pembangunan yang partisipatif ini dapat menghasilkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Baca juga: Kadindik Jatim Tekankan Disiplin dan Gaya Hidup Berkelanjutan di SMKN 1 Ampelgading
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat, kita optimistis pembangunan di Jawa Timur tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda,” pungkasnya.(Red)
Editor : Redaksi