JAKARTA, Abadinews.id - Kebijakan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI memanfaatkan tebu lokal untuk produksi gula, disambut positif Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, keputusan tersebut akan membuat petani tebu makin termotivasi.
Bagi LaNyalla, keputusan tersebut menjadi angin segar buat petani tebu.
Baca Juga: LaNyalla Ajak Generasi Muda Maknai Pancasila sebagai Navigasi Kehidupan Bangsa
"Keputusan PT RNI adalah angin segar bagi petani tebu. Sebab petani telah mendapatkan pasar untuk hasil taninya," katanya, Kamis (20/05/21).
Menurutnya, kebijakan ini bisa menjadi solusi untuk permasalahan petani tebu.
"Yang terpenting, keputusan itu dapat membantu meningkatkan dan memperluas areal pertanian tebu. Sehingga pasokan pun bisa terus ditingkatkan. Hal ini turut meningkatkan pula kesejahteraan petani gula," katanya.
Baca Juga: LaNyalla: MBG Bukan Sekadar Piring Makan, tapi “Piring Peluang” bagi Ekonomi Daerah
Senator asal Jawa Timur ini menambahkan, tambahan pasokan untuk memenuhi kebutuhan gula nasional di semester II akan mampu menjaga keberlangsungan pabrik gula serta industri gula nasional.
"Hal ini tentu sangat positif. Karena, tingkat produksi akan meningkat sekitar 22 persen. Apalagi peningkatan ini dilakukan dengan memprioritaskan pemberdayaan dan penyerapan gula milik petani tebu. Kita ingin serapan tanaman tebu petani bisa terus meningkat," katanya.
Baca Juga: Tingkatkan Perlindungan Petani, Komite II DPD RI Susun DIM
Peningkatkan produksi gula, diharapkan LaNyalla, akan menciptakan keseimbangan antara stok dan kebutuhan.
"Dampaknya adalah pada keterjangkauan dan stabilitas harga gula di tingkat masyarakat dengan kualitasnya yang terjaga," katanya. (AD1)
Editor : hadi