Resmi Dilantik! Muhammad Nabil Pimpin KONI Jatim Periode 2025–2029

avatar abadinews.id

abadinews id, Surabaya - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) resmi melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus KONI Jawa Timur masa bakti 2025–2029.Selasa(10/2/26).

Pelantikan yang di pimpin langsung oleh ketua umum KONI pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman.ini menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa prestasi olahraga Jawa Timur semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: KONI Jatim dan Hope Physiotherapy Lanjutkan Kolaborasi Penanganan Cedera Atlet,perkuat Sport Science

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Muhammad Nabil ditetapkan sebagai Ketua KONI Jawa Timur masa bakti 2025-2029. setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov). Proses pemilihan yang berlangsung secara mufakat ini mencerminkan soliditas serta dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan olahraga di Jawa Timur.

Pelantikan pengurus KONI Jawa Timur dihadiri oleh berbagai tokoh penting nasional dan daerah, di antaranya Anggota DPD RI sekaligus Ketua DPD RI ke-5 AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn.) Suwarno dan Mayjen TNI (Purn.) Sudarmo, jajaran Forkopimda Jawa Timur, ketua KONI kabupaten/kota se-Jawa Timur, pimpinan cabang olahraga, akademisi, pimpinan perguruan tinggi, serta mitra strategis KONI Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menegaskan bahwa KONI merupakan mitra strategis kepala daerah. Oleh karena itu, KONI Jawa Timur harus senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta pemerintah kabupaten/kota dalam pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi.

“Pengurus yang baru dilantik memiliki tanggung jawab moral untuk membawa nama baik Jawa Timur melalui prestasi olahraga. Sinergi, kolaborasi, dan kerja bersama adalah kunci untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian prestasi Jawa Timur,” ujar Nabil.

Ia juga menyampaikan bahwa Jawa Timur akan menghadapi berbagai agenda besar olahraga nasional, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri, PON Pantai, hingga PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Nabil optimistis Jawa Timur dapat terus menjadi salah satu kekuatan utama olahraga nasional.

Baca Juga: Pelantikan Pengurus PSTI Jawa Timur Dorong Pembinaan Atlet Berjenjang dan Liga Sepak Takraw

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman  menyampaikan apresiasi atas peran besar Jawa Timur dalam pembinaan olahraga nasional. Ia menegaskan bahwa atlet-atlet Jawa Timur merupakan tulang punggung Tim Nasional Indonesia, terbukti dari kontribusi medali pada ajang SEA Games, di mana Indonesia berhasil menempati peringkat kedua.

“Dominasi atlet Jawa Timur di tim nasional harus menjadi motivasi untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan dukungan pemerintah daerah, akademisi, dan sport science, saya yakin prestasi Jawa Timur akan semakin meningkat,” kata Marciano.

Ia juga menjelaskan bahwa KONI Pusat ke depan akan memfokuskan penyelenggaraan event nasional pada cabang olahraga Olimpiade sebagai bagian dari strategi peningkatan prestasi Indonesia di Olimpiade Los Angeles 2028.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi. Ia menyoroti pentingnya evaluasi dan pembinaan berkelanjutan, seperti yang telah dilakukan pada cabang olahraga dayung yang kembali menunjukkan peningkatan signifikan dengan sumbangan medali pada SEA Games Thailand.

Baca Juga: Diduga Sarat Pelanggaran, Pengkab dan Pengkot Minta Kepemimpinan KBI Jatim Diakhiri

Khofifah juga menekankan pentingnya peran sport science, khususnya dukungan dari perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dalam menciptakan pembinaan atlet yang terukur, berkelanjutan, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Pelantikan ini menegaskan bahwa kemajuan olahraga Jawa Timur tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, TNI-Polri, akademisi, rumah sakit, dunia usaha, media, hingga masyarakat olahraga.

Dengan kepengurusan baru KONI Jawa Timur masa bakti 2025–2029, diharapkan Jawa Timur mampu terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu lumbung atlet nasional, sekaligus berkontribusi mengharumkan nama Indonesia di panggung olahraga dunia.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal