Surabaya,abadinews.id — Dunia percaturan Indonesia kembali mendapat sorotan internasional melalui Cap Kapal Checkmate FIDE Rated International Chess Tournament 2025 yang akan diselenggarakan pada 19–23 Desember 2025 di Ballroom BG Junction, Surabaya. Turnamen catur standar ini terdaftar resmi di FIDE (Federasi Catur Internasional) dan menjadi salah satu ajang internasional bergengsi yang relatif langka digelar di Indonesia.
Baca Juga: Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam
Turnamen menggunakan kategori Standard Chess dengan waktu pikir 90 menit + 30 detik per langkah, berlangsung selama 9 babak dalam 5 hari. Sebanyak 214 pecatur ambil bagian, berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta 8 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Rusia, Australia, Jerman, Korea, dan Uzbekistan.
Sebagai turnamen FIDE Rated, ajang ini memberikan manfaat strategis bagi para peserta. Pemain akan memperoleh FIDE ID sebagai identitas resmi keanggotaan FIDE, sekaligus berkesempatan meraih dan meningkatkan Elo Rating Standar Internasional yang berlaku secara global. Seluruh performa pemain juga tercatat dan dapat diakses melalui fide.com, setara dengan sistem pemantauan pemain kelas dunia.
Turnamen ini menjadi salah satu jalur resmi menuju gelar internasional, seperti Master FIDE (FM), Master Internasional (IM), hingga Grandmaster (GM). Meski tidak secara langsung menghasilkan gelar, partisipasi dalam event FIDE Rated merupakan langkah krusial dalam mengumpulkan Elo Rating sesuai regulasi FIDE.
Dengan batasan Under Elo 2201, Cap Kapal Checkmate menjadi kesempatan emas bagi pecatur Indonesia untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional di dalam negeri. Turnamen ini diikuti oleh 2 Master Internasional (IM), 2 Master FIDE (FM), puluhan master nasional, serta pemain dari berbagai kelompok usia, mulai dari 7 tahun hingga dewasa. Para peserta juga berkesempatan bertanding langsung melawan pecatur luar negeri—pengalaman kompetitif bernilai tinggi yang jarang ditemui di Indonesia.
Prestasi membanggakan telah tercatat pada penyelenggaraan sebelumnya.Pada Cap Kapal Checkmate ke-1 (Juli 2024), gelar juara diraih oleh pecatur muda berusia 17 tahun asal Surabaya, mengungguli para pemain senior.Sementara pada Cap Kapal Checkmate ke-2 (Desember 2024), juara pertama diraih oleh mahasiswa asal Malang, kembali menegaskan kekuatan generasi muda Indonesia di level internasional.
Budi Leksono, Ketua Percasi Surabaya periode 2020–2024 sekaligus penerima Anugerah Olahraga 2022 dari SIWO, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi penyelenggaraan turnamen ini.
“Saya bangga dan mengapresiasi tim pembinaan yang terus eksis memajukan catur di Surabaya. Tahun 2025 ini Surabaya kembali menjadi tuan rumah turnamen catur berstandar internasional. Terima kasih kepada Garam Cap Kapal yang telah tiga kali berturut-turut menggelar kejuaraan catur level internasional di Surabaya,” ujarnya.
Menurut Budi, turnamen ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga berdampak positif pada sport tourism, dengan kehadiran peserta dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Jakarta, Jawa Barat, serta berbagai negara.
Dengan reputasi internasional, sistem pertandingan profesional, dan partisipasi lintas negara, Cap Kapal Checkmate FIDE Rated International Chess Tournament 2025 menjadi momentum penting dalam penguatan prestasi dan kebangkitan catur Indonesia di kancah dunia.(Red)
Editor : Redaksi