Seleksi Pembalap Binaan IMI Surabaya Masuk Tahap Kedua,128 Pembalap Balap Liar Ikuti Latihan Khusus

Reporter : Dani

abadinews.id,Surabaya — Program penjaringan dan pembinaan atlet balap motor yang diinisiasi oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya memasuki tahap kedua pada 9 Maret 2026. Program ini menjadi langkah strategis untuk mengarahkan potensi pembalap dari komunitas balap liar ke jalur pembinaan olahraga yang lebih terstruktur dan profesional.

 

Baca juga: IMI Surabaya Gelar Open Call Latber, Siapkan Database dan Sekolah Balap Atlet Muda

Tahap pertama program yang berlangsung sejak 4 Januari hingga 28 Februari 2026 resmi ditutup dengan total 128 pembalap yang berhasil terdata dan lolos ke tahap berikutnya. Para peserta berasal dari berbagai komunitas balap liar di Surabaya yang selama ini belum tersentuh sistem pembinaan resmi.

 

Sebagai pembuka tahap kedua, para pembalap akan mengikuti Latihan Bersama Khusus (Latbersus) yang digelar pada 8 Maret 2026 di Sirkuit Bung Tomo. Kegiatan ini menjadi momentum pertama bagi para pembalap untuk merasakan langsung latihan di lintasan sirkuit resmi.

 

Ketua IMI Kota Surabaya, Samsurin, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari rangkaian Open Call Seleksi Pembalap yang dirancang berjenjang hingga tahap akhir pada April 2027. Nantinya, pembalap terbaik akan dipromosikan menjadi **sparring partner** bagi atlet balap motor dalam program **Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) Kota Surabaya.

 

“Ini adalah langkah progresif untuk memaksimalkan pemanfaatan Sirkuit Bung Tomo dengan memperbanyak program latihan bersama. Dari situ bibit-bibit pembalap Surabaya bisa terdata dan masuk dalam sistem pembinaan atlet kota,” ujar Samsurin.

 

Baca juga: IMI Kota Surabaya Temui Anggota DPD RI LaNyalla,Dorong Transformasi Balap Liar jadi Balap Profesional

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya serta Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan program tersebut.

 

Menurutnya, kegiatan latihan bersama tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan pembalap, tetapi juga ruang pertemuan seluruh ekosistem balap motor.

 

“Latihan bersama harus terus disemarakkan. Di sana terjadi pertemuan antara pembalap, mekanik, bengkel, penyelenggara event balap, hingga pengurus olahraga. Dari situ ekosistem balap bisa tumbuh lebih sehat dan profesional,” lanjutnya.

Baca juga: Ketua IMI Surabaya: Latihan Bersama Stop Balap Liar Bukan Ajang Kompetisi

 

Melalui program ini, IMI Surabaya juga ingin memastikan bahwa klub maupun event organizer yang ingin menyelenggarakan event balap resmi dapat memahami dan mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh IMI, termasuk dalam proses perizinan dan rekomendasi kegiatan.

 

Dengan pembinaan yang lebih terstruktur dan pemanfaatan sirkuit secara maksimal, IMI Surabaya berharap dapat membangun iklim otomotif yang profesional, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi,sekaligus membuka jalan bagi lahirnya pembalap-pembalap potensial dari Kota Surabaya.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru